wakil

Mengenal Calon Wakil Presiden AS, Kamala Harris

Mengenal Calon Wakil Presiden AS, Kamala Harris

Sebagai negara adidaya di dunia, hal-hal yang berkaitan dengan Amerika selalu mendapatkan perhatian masyarakat dunia. Saat ini, informasi mengenai pemilhan presiden mendapatkan banyak perhatian. Tidak hanya menjadi berita dalam negeri yang populer, berita ini juga menjadi buah bidir oleh masyarakat dunia. Menurut informasi yang ada, ada dua calon presiden dan wakil presiden yang nantinya akan memimpin warga Amerika Serikat yakni Joe Biden dan Donald Trump. Selama persaiingan kedua calon pasangan presiden dan wakil presiden tersebut, banyak kabar yang bermunculan. Berita mengenai calon wakil presiden bahkan menjadi salah satu bahan pembicaraan yang menarik disimak oleh masyarakat Amerika dan dunia.

Kemenangan Kamala Harris menjadi Wakil Presiden AS

Mengenal Calon Wakil Presiden AS, Kamala Harris

Setelah melalui serangkaian persaingan yang ketat, Joe Biden berhasil mengalahkan Donald Trump. Ia keluar sebagai pemenang dan bertugas sebagai seorang presiden Amerika Serikat yang ke-46 nantinya. Dalam mengenyam tugasnya memimpin Amerika, Biden ditemani oleh Kamala Harris. Ia merupakan wakil presiden AS yang akan memberikan bantuan kepada Biden ketika memimpin Amerika. Setelah kabar kemenangan Kamala Harris sebagai wakil presiden Amerika, banyak kabar yang bermunculan di tengah masyarakat saat ini. Kabar tersebut tentunya memiliki kaitan yang sangat erat dengan Kamala Harris. Usut punya usut, ibu dari seorang Kamala berasal dari India. Dengan kemenangan yang berhasil di raihnya, warga asal India pun turut merayakan kemenangan yang wanita ini.

Thulasendrapuram merupakan kota dimana kakek dari wakil presiden ini berasal. Kota yang dihuni oleh ± 8.000 penduduk ini menjadi lokasi perayaan kemenangan sang wakil presiden. Di desa ini, penduduk membagikan permen, menyampaikan doa, mengucapkan terima kasih dan memecah kerupuk sebagai bentuk syukur kemenangan atas wanita berparas manis ini. Setelah mendapatkan kabar kemenangan Kamala, penduduk di kota ini dengan antusias memanjatkan doa dan merayakan kemenangan yang berhasil di raihnya. Beberapa wanita India bahkan merias rumah mereka dengan menggunakan bubuk pewarna. Anak-anak dan orang tua di desa ini membawa foto Kamala dengan wajah penuh kebanggaan. Rona kegembiraan dan kebanggaan nampak dengan jelas di mata anak-anak dan orang tua yang berasal dari desa. Pada saat lonceng kuil berbunyi. para wanita akan menyembahkan permen kepada Dewa dan berdoa untuk memberikan perlindungan kepada keluarga Kamala yang sekarang ini bermukim di Amerika Serikat.

Perayaan yang diberlangsungkan d Thulasendrapuram merupakan bentuk kebanggaan yang dirasakan oleh penduduk sekitar. Perayaan ini juga menjadi ungkapan rasa bahagia mereka atas kemenangan yang diraih oleh Kamala Harris. Anngota dewan Thulasendrapuram bahkan berujar bahwa wanita India kini telah mengukir sejarah penting di Amerika. Ia menilai bahwa wanita yang berpolitik di Amerika tidak mudah dilakukan. Banyak hal yang harus ditempuh oleh para wanita yang ingin berkarir politik dinegara adidaya ini. Sejarah Amerika yang baru kini diisi oleh seorang wanita asal India. Ada banyak warga India yang yakin bahwa Kamala dapat memenangkan pertarungan melawan pesaingnya. Dengan kemenangan yang diraih oleh Kamala, wanita ini tercatat sebagai wakil presiden wanita pertama yang ada di Amerika Serikat.

Wakil Presiden yang Bangga Akan Darah India yang Dimilikinya

Kemenangan Kamala Harris

Tidak hanya dikenal sebagai politikus yang handal, Kamala Harris bangga terhadap darah India yang dimilikinya. Ia merupakan buah pasangan asal Jamaika dan India. Ia bahkan menjelaskan kepada khalayak umum akan arti nama India yang dimilikinya. Nama yang ia miliki memiliki makna bunga teratai. Bunga ini tumbuh dan berkembang di bawah air namum memiliki akar yang kuat ketika tertanam di dasar sungai. Pada saat ia masih muda, Kamala bersama dengan Maya yang merupakan saudara perempuannya dibesarkan di kawasan pemukian seniman berkulit hitam asal Amerika. Ayah sang wakil presiden sangat mencintai musik jazz. Beliau merupakan dosen ekonomi di Universitas Stanford. Sang ibu dan ayah kemudian berpisah ketika Kamala berusia lima tahun. Ia dididik dan dibesarkan oleh sang ibu . Sang ibu pada saat itu merupakan aktivis yang membela hak sipil dan merupakan seorang peneliti kanker.

Pada saat mendidik kedua anaknya, sang ibu memastikan bahwa anak-anaknya mengetahui asal muasal dan latar belakang mereka. Sang ibu mengetahui dengan pasti bahwa anak-anaknya tumbuh sebagai seorang gadis berkulit hitam. Sang ibu mendidik mereka bahwa mereka akan menjadi gadis dengan penuh percaya diri meskipun terlahir sebagai wanita berkulit hitam. Kamala tumbuh dengan budaya India tetapi menjalankan kehidupan seorang Afrika-Amerika dengan baik. Kamala menjadi wanita asal India yang berhasil menduduki posisi jaksa agung di California. Dengan darah India dan Jamaika yang dimilikinya, Kamala tidak bertengkar dengan identitas yang dimilikinya. Meskipun masih keturunan Asia, Kamala membuktikan kepada dunia bahwa ia mampu menjadi tokoh penting di Amerika saat ini.